Saturday, August 28, 2010

Suku Maya Misterius !





Sumber dihasilkan dg mengumpulkan beberapa artikel. Nisa browsing di dunia maya. Namun tetap masih penasaran.

Suku bangsa Maya, merupakan salah satu suku paling terkenal sekaligus misterius di dunia. Mereka terkenal karena memiliki kebudayaan tinggi dan mewariskan bangunan-bangunan megah seperti house of the dove (rumah merpati) di kawasan mesoamerika. Menurut kisah, suku maya ini dianggap misterius loh. Hmm . . .

Suku Maya saat ini sudah hilang dr peradaban. Kemana hilangnya suku ini ?
Menurut para peneliti dari Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama, AS, seperti dikutip dari livescience, suku ini mungkin punah karena perubahan iklim. Kesimpulan ini didapat setelah mereka mengamati wilayah Amerika Tengah via satelit. Sebelumnya, ada banyak dugaan mengenai penyebab hilangnya Suku Maya. Ada yang bilang disbabkan oleh badai topan, kelebihan penduduk, wabah penyakit hingga pemberontakan petani. Namun, Arkeolog Nasa satu-satunya, Sever, menyebut bahwa kepunahan itu mungkin disebabkan oleh perubahan iklim. Ketika musim kering yang panjang melanda akibat perubahan iklim, lahan pertanian subur ini menjadi kerontang dan tak menghasilkan. Ini membawa kemunduran besar bagi Suku Maya sampai akhirnya mereka hilang dari sejarah. Tapi nisa masih ragu, masa' iyaa karena perubahan iklim ? Hilangnya tanpa jejak soalnya, setidaknya ada sesuatu atau beberapa hal yang tersisa. Faktor pendukung yang telah dibuktikan menurut sumber yg dipilih adalah bahwa kota-kota bangsa Maya tidak dihancurkan oleh peperangan atau bencana bencana alam. Kota-kota itu dengan demikian telah ditinggalkan oleh para penduduknya. Bangsa Maya telah lenyap tanpa bekas. Mengapakah mereka telah meninggalkan kota-kota mereka yang hebat, yang telah mereka bangun “untuk bertahan sepanjang masa” dengan balok-balok yang utuh?



Lalu, konon katanya suku maya ini ada hubungannya dg makhluk luar angkasa. Wewww, makin misterius aja nii. Emang ada makhluk hidup di bumi ini berkaitan dg makhluk luar angkasa ? Kalu di film mungkin iyaa, ini di dunia fakta - nyata ! Dikutip dr sumber yang terpilih, Menurut cerita kuno, maka para dewa permulaan dari bangsa Maya berasal dari bintang-bintang, mengadakan hubungan dengan bumi, dan kemudian kembali lagi ke bintang bintang. Dalam “ Popol Vuh ”, sebuah ceritera kuno bangsa Maya, dikemukakan bahwa 4000 pemuda dari cakrawala kembali ke “ bintang tujuh “, setelah mereka menderita kekalahan dalam perkelahian dengan manusia. Dewa Kukulkan rupa-rupanya betukar berita dengan bangsa Aztec, yang bernama Quetzalcoatl. Dia digambarkan sebagai seekor ular yang berbulu dan datang dari langit. Kalau orang-orang bangsa Maya, dalam hidupnya setiap hari melihat ular-ular merayap di tanah, maka sulitlah untuk dimengerti, mengapa ular-ular dalam gambaran dan relief mereka dapat “terbang “. Tulisan-tulisan bangsa Maya yang masih ada, meliputi 208 halaman yang dilipat menurut cara harmonica. Melihat banyak dan banyak macamnya tanda-tanda, bentuk-bentuk, lambang-lambang dan bentuk kombinasi, maka tidaklah mengherankan bahwa sampai sekarang hanya sedikitlah yang dapat dipecahkan artinya.



Lukisan-lukisan pada serat pohon yang diberi lapisan tipis dari kapur sebagai landasan lukisannya, disimpan antara dua lembaran kaca. “Dresden Codex” mempunyai 74 halaman, dan berisi perhitungan mengenai perbintangan dan juga berisi daftar-daftar mengenai perjalanan dan gerak bulan dan planet Mars. Pada lukisan-lukisan itu selalu terlihat adanya makhluk mengerikan yang berbentuk seperti ular di dekat bilangan-bilangan. Makhluk itu dihubungkan dengan bulan dan memuntahkan air ke bumi. Makhluk “ manusia “ nya mengenakan kedok dan perlengkapan kepala yang rumit, dan seringkali kelihatannya mengenakan semacam pakaian selam. Apakah mereka itu ALIEN ? bangsa Maya yang sedang melakukan percobaan-percobaan ataukah binatang binatang? Makhluk-makhluk yang tidak dapat ditentukan makhluk, apa sebenarnya, dengan menggunakan banyak peralatan yang aneh-aneh.


(Sumber Lengkap : www.forumbebas.com)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Terlalu banyak dan rumit kalau ditelisik secara rinci. Nisa aja sampe bingung" sendiri, tapi beneran penasaran jadinya. Asyik kali yaa kalau jd arkeolog. Semoga para pakar arkeolog bisa menuntaskan semua misteri ini.^^


Percaya Alien Gak ?



dear blogger,
dulu saat kamu kecil, pernah gak kepingin ke bulan atau ingin jadi astronout ? Ingin naik roket, jd bisa jalan" ke luar angkasa. Mungkin juga ada yg baru kepikiran setelah nonton film" luar angkasa kayak StarWars dan Petualangan Doraemon Nobita di luar angkasa. Nisa pribadi pun kepingin jalan" ke luar angkasa. Seru kali yaa ? Terlintas juga nisa pengen kerja atau jadi anggota NASA. Woww AWFUL ! :) Trus ada yg pernah lihat UFO ? Nisa belum !

Ngomongin soal luar angkasa, apakah ada penghuni selain manusia yg tinggal di sana ? Manusia jelas gak mungkin tinggal di sana, kecuali bumi. Suhu dan gravitasinya beda. Kalau mau ke luar angkasa sana musti kudu' menggunakan alat dan baju khusus. Pensil aja dibawa ke sana bisa melayang, karena gravitasi tadi. Anyway, ada yg udh pernah nonton AVATAR ? (bukan film animasi Avatar Si Raja Aang yaa ?). Film 3D Avatar yang disutradai oleh James Cameron, yang juga terlibat dlm pembuatan FILM TRAGEDIC ROMANTIC TITANIC (Leonardo dCaprio dan Kate Winslet). Gimana sense kamu pada saat nonton tuu film Avatar ? Para pemainnya dibentuk avatar mirip alien. Cool yaa ? ^^ Sebenarnya ada gak sihh makhluk yang hidup disana ?

Nahh blogger, Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan temuan baru yang dihasilkan satelit Kepler, Kamis 26 Agustus 2010. Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang -- seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Pengamatan dari observatorium Kepler mengkonfirmasikan dua planet seukuran Saturnus mengorbit sebuah bintang -- dalam jarak sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi. Sampai saat ini, para astronom belum mengkonfirmasi apakah ada planet yang potensial seperti Bumi -- dalam arti bisa menopang kehidupan. Namun, analisa awal mengatakan, planet tersebut punya radius 1,5 kali Bumi. Para astronot belum menemukan planet mirip Bumi dari observatorium Kepler.
(Dikutip dari : VIVAnews)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hmm. Menurut kamu apa bener ada kehidupan lain di luar angkasa sana ? Apakah kamu percaya adanya "Alien" ? Let see^^



Friday, August 27, 2010

Kebijakkan itu ...


dear blogger,
Udh lm bgdd gag nulis entry, vakum beberapa hari nii. Masih pd semangat puasa khan bg yang menjalankan ? Entry ini nisa mau share ttg perasaan nisa lagi. Nisa mungkin rada sulit buat share ke orang secara langsung, mungkin dg coretan nisa ini, nisa bs berbagi lagi ttg makna kehidupan nisa.

Terlintas beberapa hr lalu "seorang pahlawan tanpa tanda jasa" nisa cerita soal sebuah kisah fakta. Nisa gg mau bilang beliau cerita apa. Namun cerita ini cukup menggesit hati nisa akan kisah masa lalu yang pernah nisa alami. Kalau ngomongin masa lalu, kebanyakkan beranggapan yang 'jelek'. Iyaaaahh, nisa juga gitu. Nisa rasanya gag mau inget" lg masa lalu "itu". Namun dg adanya masa lalu "itu", sekarang nisa bisa berpikir bijak dan dewasa. Masa lalu itu ttg CINTA. Lagi" CINTA, terlalu panjang untuk dijelaskan maknanya, namun kesannya bisa membuat manusia menjadi baik dan buruk. TERGANTUNG !

Mendengar serentetan cerita dan nasihatnya, nisa gg pernah menyesali atas kebijakkan yang nisa ambil. Ditambah lg dg wejangan hati dr beliau, jd tambah yakin dehh soal kebijakkan yg nisa ambil. Nisa bukan manusia sempurna, apalagi untuk mendekati kesempurnaan itu. Namun apalah salahnya saya untuk bs berubah lbh baik dr "masa lalu" yg tak ingin nisa ingat lagi. TAK AKAN ! Namun ...

Yang jelas saat ini, nisa berusaha tanamkan dlm diri nisa - InsyaAllah hal itu gg akan terjadi lg dan lg. Allahumma Amiin. Terlalu picik manusia bila CINTA nya terhadap sesuatu mengalahkan CINTA nya pd SANG KHALIK. Nisa tak mau termasuk golongan itu. Nisa percaya Allah akan menjaga nisa lebih baik lagi. Allah itu mungkin cemburu sm nisa saat itu, sehingga nisa ditegur sm Allah. Semoga CINTA ku ini mengikat dg baik tanpa melupakan kasih sejatiNYA. Amiin

Wednesday, August 11, 2010

Janji Di atas Sungai Musi



janji dan janji ...
nisa sama sahabat nisa (Arman) mendeklarasikan janji. Janji nya cukup unik. Janji nya adalah jika salah satu dr kami SUKSES di masa depan, dimana salah satu diantara kami berdua ada yang belum sukses, maka yang sukses harus membantu yang belum sukses. Di atas jembatan ampera tempat kami berjanji pada sore hari adalah saksi bisu yang harus mengikat kepercayaan kami. Bismillah... Semoga kita berdua sama-sama SUKSES, sahabat ! :) Allahumma Amiiin.

Monday, August 9, 2010

Gerimis Hujan Itu Romantis ^^



"Aku selalu bahagia saat hujan turun, karena ku dapat mengenangmu untukku sendiri . . ."






dear blogger,
kamu suka nuansa saat gerimis turun gag ? what do you feel ? nothing or anything ? :) nisa merupakan salah seorang yang suka saat gerimis turun. Hujan nya gag terlalu lebat. Cuaca nya adem ayem, sejuk (bukan hujan panas). Entah mengapa saat gerimis turun, hatiku tertumpu pada pikiran keindahan "yang belum pernah ditemukan" dlm hidupku. Nisa merasa cooling up saat gerimis turun. Nisa merasa kalau nisa berada dimana gitu. Jadi ngayal lagi dehh :p

Gerimis itu bagiku melambangkan suka cita yang patut disyukuri. Gerimis itu bagiku memberikan kesan sendiri bagi diriku yang merasa. Gerimis itu Romantis ! Pejamkan matamu saat gerimis turun, dan rasakan setiap tetes yang jatuh di telapak tanganmu dg penuh kelembutan. Satukan dg hatimu, maka rasakan ketentraman yang ditemani semilir angin kesejukkan. Gerimis di hari yang sejuk penuh pesona bagiku^^

Friday, August 6, 2010

Kartu Ucapan Buat 'Ramadhan' Tercinta ^^



Assalamualaikum :) sapa syg untuk semua umat muslim di seluruh desa-kota, provinsi, negara, dunia dan seantero jagad raya :) Semoga Allah selalu merahmati dan memberkahi semuanya. Allahumma Amiiin :) dear, gg terasa ini udh akhir di bulan Sa'ban. Sa'ban akan berakhir, otomatis akan berganti Ramadhan. Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, kemuliaan, ampunan, kasih sayang, pengabdian, cinta kasih, dan semua nya. Umat muslim di seluruh dunia kan berlomba untuk meningkatkan amal baiknya.

Nisa mau kasih kartu ucapan buat Ramadhan. Namun nisa bingung harus nisa sampaikan dimana. Kalau mau dikirim lewat kantor pos, mungkin pak pos nya bingung ''dimana alamat Ramadhan yya ?'' Ehhh ntar malah dikirim ke rumah temen saya yang namanya Ramadhan juga. Khan jadi jayus alias gg lucu. Hehehe-- Jadi ditulis di entry ini aja yaa :)

Ramadhan kasihku ...
Angin kedatanganmu berhembus semakin dekat
Sangat dekat, terlalu dekat, jauh lebh dekat
Dingin tubuhku tak seperti biasa, membagi dlm kehangatan yang SYAHDU
Perpaduan eksotika hati nan tentram
Malam nasuha kan semakin dekat bahkan terlalu dekat
Lafaz "Nawaitu shouma ghodin 'an adaa-i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillaahi ta 'aala" akan mengaung disepertiga mlm menjelang lembutnya shubuh di seluruh dunia.
Setiap hari dlm satu bulan, teruji dg Sang Sabar, Tabah, Ikhlas
Menguji kekuatan iman yang berkompetisi menempati posisi Terbaik dr Baik
Niatkan kami meraih itu semua dlm keagungan yang hakiki
Bismillahirrahmanirrahiim ...
SELAMAT DATANG KASIH,
MARHABAN YA RAMADHAN

Wednesday, August 4, 2010

Capucino Ice with Blackberry Crunch


Semua yang tak tampak adalah RASA tanpa kata 'sekedar' ...

Semua tak sama, semua berbeda. Semua tak nyata, semua fana. Semua mungkin berlawanan. Riight ? Oke. now, don't talk about it !

Nisa kamuflase kan dengan segelas capucino ice dan sepiring blackberry crunch. Mengapa dikamuflasekan dengan makanan-minuman ? Karena manusia bisa merasakan sesuatu melalui lidah. (salah satunya). Bagi kamu pecinta capuccino tapi kurang atau tidak suka kopi, apa sensasi yang kamu rasa dengan meneguk capuccino ice, terlebih lagi di saat santai dan tenang ? Tenggorokan yang lagi dahaga akan terobati, kebosanan yang penat akan sedikit mengurangi dengan sedikit mencolek capuccino nya ke mulut. Pasti beda-beda bagaimana kita menikmatinya, namun sense dari menikmati capuccino ice pasti sama. Hmm, seperti kalimat di atas, semua tak sama - semua berbeda. Sensasi itu tak nyata kita sentuh dan lihat, hanya berupa RASA dan AROMA ! Kefanaan yang menggoda bagi para penikmatnya ...






Tak lain tak jauh hanya beda bentuk adalah blackberry crunch. Ini soal sensasi makanan, beda dengan capuccino tadi. Sentuhan blackberry crunch mengguliti lidah saat memakannya dengan RASA dan AROMA yang khas alias enak. CRUNCH ! Uhhh, terasa nikmat saat digigit. Apalagi dalam kondisi yang baru dikeluarkan dari oven (panas-panas hangat).

Sensasi makan dan minum mungkin beda, tapi intinya satu; samasama ditelan melewati kerongkongan dan masuk ke perut kita. Kalau udh di dalam perut, mana bisa lagi kita merasakan sensasi kelezatan makanan/minuman. Hanya saat di LIDAH. Semua itu dikategorikan goodsense, sekalipun rasanya kurang enak. Namun kita masih bisa merasa dan mengetahui enak atau tidaknya, sehingga tetap dikategorikan goodsense ..

Lalu apa maksud nisa nulis entry ini ? Nisa juga sebenernya belum tahu apa maksud menulis ini. Sesuatu yang tidak nyata saja , tapi nisa hanya bisa merasakan 'sebenarnya ini yang ingin nisa tulis'. Memang terkadang, sesuatu yg tidak nyata, fana dan fasik kita ragukan. Namun kalau kita mau berpikir lebih luas, dalam dan jauh, bahwa justru sesuatu yang tidak nyata seperti RASA (termasuk perasaan) adalah SESUATU YANG PALING JUJUR - yg tidak bisa ditipu oleh INDRA kita, meski kita sudah mengelak sejauh dan serumit mungkin dengan lisan dan prilaku kita. Itulah sense nya HATI MANUSIA. Oke ? Bahwa ketika anda ragu dengan apa yang anda lihat, coba tanyakan pada rasa yang ada di diri anda. Kalau soal makanan, indra pengecap lah jagonya. Namun ketika itu sudah bicara di luar dari kelima indra kita, dan anda galau dengan keputusan apa yang harus anda ambil, coba tanyakan kepada rasa yang tak bisa bohong - HATI ANDA ! Semoga bisa sedikit menambah kedewasaan anda :)

Monday, August 2, 2010

Bintang Kerlipan Bintang


Ini adalah cerpen tulisan asli Annisa Darmawahyuni (saya) untuk mengikuti Kontes Write Story Cerita Anak-anak Februari 2010. Ini hanya cerita fiktif yang merupakan oretan khayalan nisa entah sampai mana melambung. Maav jika kurang berkenan di hati pembaca :)


Malam ini hujan turun deras. Aku baru saja menyelesaikan ketikkan makalahku. Aku menyenderkan tubuhku di atas kursi belajar sambil mendengarkan lagu D’Massiv – Jangan Menyerah yang sedang diputar di salah satu stasiun radio favoritku. Aku berusaha menenangkan hati dan pikiranku setelah seharian beraktivitas di kampus. Di dalam kamarku yang berukuran 3x4 meter, tiba-tiba aku melihat foto lama yang terpajang di atas meja belajarku. Terlihat aku dan seorang anak kecil yang mengenakan jas putih tersenyum lebar. Aku masih mengingat jelas memori yang terjadi saat itu. Anak kecil itu bukanlah adikku. Namun ia adalah motivatorku. Percayakah anak sekecil itu bisa menjadi seorang motivator untukku yang berumur sembilan belas tahun ini ? Semangat besarnya yang menjadi motivator hidupku hingga saat ini.


Foto itu mengingatkanku tentang kisah yang terjadi dua tahun lalu, kisah tentang anak kecil itu. Saat itu, ia berumur delapan tahun. Namanya Bintang. Ia cukup berbeda dengan anak-anak lain seumurannya. Mula aku mengenalnya, hidupnya tak seberuntung hidupku baik dari fisik dan materi. Ia terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Pertemuanku dengan Bintang cukup mengesankan. Bintang tinggal di daerah yang cukup jauh dari pusat kota. Ia tinggal di salah satu desa kecil di Indralaya KM 32 dari Palembang (ibu kota provinsi Sumatera Selatan). Aku sedang menjalani Strata 1 (S1) di kampus negeri yang terletak di kota itu. Saat sedang mengikuti kegiatan sosial kampus ke pedesaan, aku bertemu dengannya. Anak itu terlihat berbeda dengan anak yang lain. Ia tampak duduk tenang di tepi persawahan, tidak seperti teman-teman sebayanya yang asyik bermain bola di lapangan. Saat mendekatinya, aku terkejut. Ternyata ia seorang tunanetra. Ia duduk di atas tumpukan jerami sambil bermain pianika tua miliknya. Ia begitu piawai memainkannya. Lagu yang dimainkannya saat itu adalah Bunda karya Melly Goeslaw. Lagu ini semakin indah ketika ia memainkannya. Aku pun berusaha mengajaknya berbicara. Namun ia hanya tersenyum dan melanjutkan permainan musiknya. Tiba-tiba ada seorang ibu yang menghampiriku. Ternyata beliau adalah ibu Bintang.


Aku pun berkenalan dan berbincang-bincang dengan beliau. Sungguh ibu yang sangat ramah dan santun. Beliau menceritakan tentang keluarganya. Ayah Bintang telah meninggal akibat kecelakaan fisik saat bekerja di proyek bangunan tempat almarhum bekerja. Bintang hanya tinggal berdua dengan ibunya yang amat menyayanginya. Hanya ibunya lah harta berharga bagi Bintang di dunia ini. Bintang adalah anak yang sangat mencintai musik. Entah dari siapa ia mewarisi bakat musik yang besar dari dalam dirinya. Ayahnya hanya seorang buruh dan ibunya hanya seorang tukang cuci panggilan. Ia mendapatkan pianika tua itu dari teman ibunya yang bekerja di tempat pengumpulan barang bekas. Ia mendapatkannya secara cuma-cuma. Sejak saat itu, pianika tua itu adalah teman baiknya yang selalu menemaninya. Walaupun ia tunanetra yang tidak bisa melihat tumpukan not lagu, namun ia bisa memainkan lagu hanya dengan mendengar sekali lagu tersebut. Bintang pun tidak bersekolah seperti anak-anak lainnya. Kekurangan salah satu alat indranya yang menyebabkan ia tidak diterima di sekolah umum. Namun ibunya tak pantang menyerah. Ibunya lah yang mengajarinya membaca dan menulis dengan bantuan huruf Braille, sistem baca tulis yang digunakan oleh penyandang tunanetra. Buktinya ia bisa membaca dan menulis seperti anak-anak lain. Ia pun pandai berhitung. Ia pandai bermain sempoa. Jenius ! Itulah kata yang ada di otakku saat itu. Namun dengan kejeniusannya tersebut, cita-citanya hanya ingin menjadi seorang master pianis (ahli pemain piano). Ia begitu mengidolakan Addie MS. Ia sering mendengar nama dan kepiawaian Addie MS dalam bermain musik di beberapa stasiun TV Indonesia. Terkadang ia ingin seperti anak-anak normal lainnya yang bisa melihat. Namun ibunya selalu menyemangatinya hingga ia merasa bahwa ia sama seperti anak lainnya. Lagipula Bintang tidak pernah menangis. Ciri khas nya adalah selalu tersenyum lebar hingga gigi susu nya terlihat jelas. Anak laki-laki yang manis.


Rasa kagum ku pada Bintang begitu membesar karena semangat Bintang dan ketegaran Ibunya. Saat itu, aku ingin memberikan sesuatu kepada Bintang walau aku tahu mungkin ini tidak seberapa. Aku ingin mengajak Bintang bermain piano di rumah sahabatku, Sheila. Kebetulan ia memiliki piano yang memang jarang digunakan. Piano itu pemberian orang tua nya dari Paris. Aku pun berjanji dengan Bintang untuk pergi bersamanya ke rumah Sheila akhir minggu ini. Syukurnya aku mendapat izin dari ibu Bintang untuk mengajaknya pergi.


Hari Minggu tiba, cuaca hari itu sangat cerah. Cuaca sangat berpihak padaku di waktu itu. Dengan semangat pagi, aku menuju ke rumah Bintang untuk mengajaknya ke rumah Sheila. Begitu sampai, aku terkejut melihat Bintang berpakaian sangat rapi dan bersih. Sungguh berbeda saat pertama kali aku bertemu dengannya. Walaupun aku tahu ia tidak menggunakan pakaian baru, karena ada sobekkan kecil di kerah bajunya. Namun bagiku ini tidak masalah, ia tetap terlihat menggemaskan.


Dengan menggunakan bus khusus Indralaya-Palembang, aku pergi bersamanya. Setiba di rumah Sheila, aku memperkenalkan Bintang kepada Sheila dan keluarganya. Syukur ia disambut dengan hangat oleh keluarga Sheila. Saat ia duduk tepat di depan piano, kulihat tangannya ragu untuk menyentuh tuts piano. Ia hanya meraba bentuk piano itu, maklum saja ini pertama kalinya ia mengetahui -bagaimana piano- itu. Jelas piano berbeda dengan pianika. Piano berbunyi tanpa harus ditiup dulu seperti pianika. Butuh waktu beberapa menit untuk menenangkan hati dan pikirannya. Aku pun berkata “Mainkanlah Bintang !”. Namun ia tetap saja berdiam diri. Aku pun tampak pesimis karena tak bisa memaksakannya untuk bermain saat itu. Namun selang beberapa menit kemudian, ia menekan satu tuts – nada kedua “re”. Aku terbangun dari rasa pesimis ku. Akhirnya dengan percaya diri, ia mulai memainkan piano itu. Ia memainkan lagu Bunda – Melly Goeslaw lagi. Namun ini jauh lebih merdu dibanding saat aku mendengarkannya pertama kali. Jemari tangannya begitu lincah memainkan piano itu. Seakan-akan ia sering bermain piano. Ia tampak seperti master pianis cilik. Ia tersenyum lebar seakan menggambarkan bahwa ia sangat menyukai kejadian saat itu. Sungguh begitu bangga melihatnya. Seorang anak tunanetra yang pandai bermain piano.


Dengan semangatnya, ia pun berkata “Ada lagu lain yang ingin kumainkan ?”. Aku pun memintanya untuk memainkan lagu Andra and The Backbone – Sempurna versi piano. Ia pun memainkan lagu itu lebih sangat indah. Sungguh terhanyut diriku saat itu. Ayah Sheila pun meminta Bintang untuk memainkan beberapa lagu klasik karya Mozart. Namun Bintang belum pernah mendengar nama pemusik itu apalagi memainkan lagu-lagunya. Akhirnya beliau pun memperdengarkan beberapa lagu klasik karya Mozart kepada Bintang. Hanya sekali mendengar, Bintang mampu merespons lagu itu dengan cepat dan baik. Ayah Sheila pun takjub melihat keajaiban seperti itu. Beliau pun kagum terhadap kejeniusan musik anak delapan tahun ini. Setelah puas memainkan beberapa lagu, aku dan Bintang pun berpamit dan berterima kasih kepada Sheila dan keluarga. Bintang terlihat sangat senang. Semenjak hari itu, aku dan Bintang sering berkunjung ke rumah Sheila. Keluarga Sheila pun tidak keberatan akan kedatangan kami. Apalagi dengan “Aksi Bintang” yang menakjubkan.


Sebulan lamanya Bintang berlatih memainkan piano di rumah Sheila. Ia semakin mahir. Ia pun sering diperdengarkan beberapa jenis lagu, terutama lagu klasik. Saat itu, Ayah Sheila yang merupakan seorang pimpinan event organizer terbesar di Palembang menawarkan kepada Bintang untuk tampil di Konser Musik Klasik Anak Indonesia di Convention Center Hotel Aryaduta Palembang. Kebetulan Ayah Sheila adalah konseptor utama acara itu. Sungguh terkejut aku mendengarnya, begitu juga dengan Bintang yang senang bukan kepalang. Ia akan sepanggung dengan pianis idolanya, Addie MS yang menjadi bintang tamu di acara itu. Sejak saat itu, ia begitu berlatih keras untuk tampil maksimal pada acara itu. Aku pun memberitahu kabar menggembirakan ini kepada ibu Bintang. Tangis haru membasahi wajah beliau yang mulai mengkeriput. Ibunya pun dengan semangat membuatkan baju terbaik untuk Bintang dari tangannya sendiri untuk dipakai pada acara itu.



Hari yang dinanti telah tiba. Dari Indralaya kota kelahirannya, ia dengan pianika tua nya bersama ibunya berangkat menuju hotel. Aku pun ikut bersama mereka. Besok malam adalah malam impian Bintang. Sesampai di hotel, kami langsung diajak menuju gedung tempat acara itu diselenggarakan. Kami semua takjub akan panggung megah yang ada di depan mata walaupun di atas panggung itu masih digelar geladi bersih untuk acara besok malam. Menjelang satu hari sebelum acara dimulai, ia berkenalan dan berlatih bersama Addie MS. Aku masih ingat ekspresi wajahnya saat ia bertemu langsung dengan Addie MS.


Keesokkan malamnya, acara puncak pun dimulai. Banyak pemusik cilik dan dewasa yang tampak hadir di gedung megah itu, baik nasional maupun internasional. Sebentar lagi Bintang akan tampil berkolaborasi dengan Addie MS Orchestra. Bintang telah berpakaian rapi dengan jas putih buatan ibunya, Sungguh tampan ia mengenakannya. Ia sungguh terlihat seperti ‘Master Pianis Cilik’. Walaupun ia tampil hanya sebagai selingan, namun aku yakin bahwa Bintang adalah bintang malam itu. Saat yang ditunggu tiba, pembawa acara memanggil Bintang ke atas panggung dan mengenalkannya ke semua penonton yang hadir pada malam itu. Dengan dituntun oleh beberapa kru menuju piano nya, ia hanya melepas senyum. Addie MS Orchestra pun membuka lagu dengan rentetan nada yang begitu menghanyutkan penonton. Lalu disambung dengan kepiawaian jemari tangan mungil Bintang memainkan piano yang sangat lincah. Lagu Mozart – Eine Kleine Nactmusic saat itu terdengar sangat megah. Para penonton seakan tersihir dengan kedahsyaratan kolaborasi keduanya, antara Bintang dan Addie MS Orchestra. Tepukkan tangan yang meriah dari para penonton malam itu benar-benar menunjukkan bahwa Bintang memang terlihat seperti bintang pada malam itu. Bintang yang menyinari dunia dengan kedahsyatan lagu yang dimainkannya di atas piano. Impian Bintang terwujud pada malam itu untuk berkolaborasi dengan idolanya, Addie MS.


Ternyata pada saat itu, Bintang mendapat kejutan lagi. Sekolah musik klasik Internasional dari Paris akan memberikan beasiswa kepada Bintang untuk belajar di Sekolah Musik Internasional Paris selama enam tahun. Ternyata Ayah Sheila mengajukan permohonan beasiswa kepada Yayasan Sekolah Musik Internasional di Paris. Tangisan bahagia terjadi di suasana malam saat itu. Ibu Bintang menangis tersedu-sedu tanda bersyukur. Para penonton pun larut dalam suasana haru malam itu.


Malam itu Bintang memberiku hadiah terbaik seumur hidup yang tak pernah kudapatkan dengan materi, yaitu SEMANGAT. Semangat untuk belajar, berusaha, hidup dan selalu tetap tersenyum walau hidupnya tak sempurna. Selalu menghargai dan mensyukuri apa yang telah di anugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa tanpa harus menyesal atas apa yang telah diberi. Kisah hidup anak tunanetra berumur delapan tahun adalah guru terbaikku. Di depan foto itu, aku pun tersenyum kecil dan berkata “Bintang adalah salah satu keajaiban Tuhan !”

Sunday, August 1, 2010

Mountaineering !!!



dear blogger,
udah lama yaa gag nulis lagi. VAKUM in few days. hehe :D hari ini weekend namun awal tanggal di bulan baru, Agustus :) pagi tadi nisa kepikiran lagi soal keinginan yang tertutup sekian lama dan baru hari ini dibuka lagi. MOUNTAINEERING ! Keinginan untuk menjadi backpacker yang keliling kemana" hanya menggunakan ransel. hho :D ada pertanyaan juga dipikiran nisa, emang nisa bisa jadi backpacker ? soal kemampuan ntar ngalir sendiri, sekarang soal niat dulu bisa pa gak ? betull betull betulll ? :D

Ok ! balik lagi ngomongin soal MOUNTAINEERING, mungkin bloggers belum tahu apa sihh MOUNTAINEERING ini. Bahasanya pakai bahasa nenek moyang nisa segala (hhe. peace ^^V). Mountaineering atau mendaki gunung adalah olahraga, hobi atau profesi dari berjalan, hiking, ski, backpacking dan mendaki gunung. Di Eropa juga disebut sebagai alpinism, sedangkan di Amerika istilah terakhir mengacu pada gaya tertentu mendaki gunung, yang melibatkan campuran es tebing, panjat tebing, memanjat campuran, dan di mana pendaki membawa semua beban mereka dengan mereka setiap saat (sumber : www.google.com)

Di kampus, kayaknya kegiatan tambahan (ekskul) yang cocok soal MOUNTAINEERING adalah mapala (mahasiswa pecinta alam). Dulu di SMA, nisa punya temen namanya indah (tp nisa suka panggil dia 'emond'). Di kelas, kami berdua yang yang paling banyak ngebahas soal backpacker , travelling, outbond, and another. Kami berdua pengen ngedaki gunung sama-sama. Namun sekarang, hanya emond yang kesampean berhasil ngedaki gunung dg ransel nya. Dia lagi kuliah di Jakarta sekarang. Dia bebas dr ortu nya yang lagi tinggal di Palembang. Jadi bebas dia mau ikut kegiatan apa aja di kampusnya. Beda ama nisa yang belum boleh dan gak bakalan boleh ikut perkumpulan "Pecinta Alam". Nisa kadang heran, apa nisa terlalu nurut sama ortu sehingga gak berani ngelanggar atau emang nisa yang takut ? Gak tahu dehh. UNDETECT ! huhuuu

Nisa dulu pernah berhasil mendaki puncak perbukitan, yaaahhh walaupun lebih kecil dr gunung, namun gpp - seenggaknya dr hal kecil dulu baru ke hal yang gede'an dikit. hehe. Sekedar sharing, beberapa tahun lalu pada saat nisa liburan ke rumah nenek dan kakek di daerah Banjarnegara (Jawa Tengah) - kota kelahiran mama, nisa diajakkin sepupu nisa naek puncak perbukitan, namanya Bukit Mandala. Dengan modal baju tidur belum mandi dan sandal jepit, nisa kabur diem" sm sepupu berdua dan temennya buat naek perbukitan. Kalau minta izin dulu sm ortu, bakalan gak dibolehin sm ortu. Akhirnya berhasil LOLOS dari rumah. Hehe.

Sesampai di kaki bukit, mikir deh nisa gimana coba bisa naek ke puncak yang tinggi banget gitu. Awalnya ragu, namun dg SMANGAT karena gak sabar buat nyampe puncak walau kepeleset berapa kali dikarenakan jalan perbukitan cukup licin dan pake' sandal jepit, akhirnya sampai juga kami di puncak perbukitan. Subhanallah, keren banget banget pemandangan desa itu dr puncak bukit. Dingin banget di atas, serasa awan tuu dekat banget dg kepala nisa Nisa jerat-jerit sesuka hati, tohh gak ada yg dengerin juga. Hehehe :D Cukup lama juga kami bertengger di puncak perbukitan itu. Tapi tiba" keinget ortu, ntar mereka cariin kami, karena waktu itu juga udh siang, mana nisa belum sarapan. Dg berat hati, kami turun ke kaki perbukitan. Turunnya lebih mudah ternyata dibanding naik nya tadi. Hehe


It's unforgettable moment. I LOVE IT ! Tinggal gunung yang belum didaki. I WANT MOUNTAINEERING >,< May it will be come true :) Amiiiinn.


Pengikut

Celoteh Mereka

Precious Award

Precious Award
 

Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez