Wednesday, February 25, 2015

I Knew I Loved You


Ayo ayoo.. Ini yang lagi kangen sama SAVAGE GARDEN.  Lagu ngehits mereka "I Knew I Loved You". Boleh didengerin untuk membangkitkaan flashback, yang punya story sama lagu ini tentunya hehe



Prepare Umroh


H-5..
Alhamdulillah, waktu berjalan dan aku masih dikasih kesempatan untuk hidup dan belajar bersyukur tiap saatnya. Tepat Senin, 2 Maret 2015 ini aku, suami, kedua orang tuaku dan adik perempuanku akan melaksanakan umroh. Insha Allah :) Kami berlima sedikit demi sedikit sudah mempersiapkan semua kebutuhan untuk disana dengan baik. Ini umroh kami pertama kalinya, meski kedua orangtua ku sudah pernah pergi ke Mekkah sebelumnya di tahun 2008 untuk menunaikan ibadah haji tapi tetap ini juga adalah umroh pertama mereka.

Hingga saat ini, aku masih berperasaan was-was jika aku tidak bisa pergi ke sana nanti, ya posesif lah takut ada hal-hal yang buatku tidak 'diizinkan' Tuhan kesana. Tapi Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik. Amiin.

Packing pakaian ihram dan sehari-hari disana udah dicicil, ada mama sebagai koordinator. Yah, memang aku dan suami sementara masih tinggal di rumah dinas kedua orang tuaku. Hal ini dikarenakan, rumah pribadi kami berdua masih direnovasi.  Setidaknya sepulang umroh, Insha Allah akan fokus ngurus rumah lagi.

Bagaimana ya nanti saat umroh? Lancar gak ya ibadahnya, jujur aku jadi gak sabar.
Jadwal umroh itu dari tanggal 3 - 11 Maret 2015 bekerjasama dengan FirstTravel dari Jakarta. Tapi, kami sudah meninggalkan Palembang ke Jakarta dari tanggal 2 Maret dan bermalam di hotel dekat bandara Sokarno Hatta. Itu semua dilakukan karena adik perempuanku yang bekerja di Jakarta dan 'ngekos', harus bersiap segala sesuatunya dulu. Dia juga tidak ikut manasik dikarenakan jarak.

Insha Allah aku akan berbagi pengalamanku lewat tulisan di blog ini mengenai umroh pertamaku bersama suami dan keluarga. Mohon maaf lahir bathin ya, dan mohon doakan agar semua ibadah di sana lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT. Amiin
*kiss kiss kiss*

Klise


Kalau memang ada suatu komitmen yang harus dijaga hingga akhir hayat, tak sepantasnyakah harus ada sesuatu yang dibutuhkan untuk membantu semua itu tetap terjaga?
Laksana sebuah amanah untuk menjaga gelas berlapis ruby, dimana ia tak boleh jatuh dan pecah. Itupun harus mempunyai pelindung, misalkan adanya "private safety", ya seperti dibuatnya tabung khusus bervolume ruang yang dilapisi sensor untuk menyimpan gelas tersebut, dan jika ada yang berani mendekati nya maka sensor tersebut akan mengeluarkan suara sirine. Itu analogi ringannya, namun bagaimana jika itu bukan hanya tentang sebuah gelas saja. Bagaimana jika itu berkenaan dengan kehidupan nyata kita, tentang perasaan misalnya? Menjaga komitmen akan suatu perasaan yang menciptakan suatu hubungan baik nan suci, namun harus diragukan kembali perasaan itu ketika sedikit tergoyah.

"Walau rintangan yang selalu datang aku takkan pernah mundur. Walau tantangan tak pernah berhenti cinta takkan pernah mati." Itu sebagian lirik lagunya Yovie & Nuno yang judulnya Sampai Akhir Waktu. Oke, memang lagu itu tentang CINTA. Tapi, bukan itu intinya. Hmm, bisa jadi bukan itu intinya.

Pertanyaannya, apakah setiap orang di dunia ini mampu mempertahankan komitmen yang ia pegang dan tetap terjaga baik hingga akhir hayatnya. Sebenarnya, aku menulis postingan ini karena terlalu banyak spasi untuk membicarakan hal yang sifatnya ekstensial. Hal yang membutuhkan pendalaman ilmu dan praktik jitu agar bisa menjawabnya, dan mungkin bisa menjawabnya dengan tepat dan yakin di kehidupan berikutnya (bagi yang percaya). 

Di dalam menjalani kehidupan, pasti akan ada titik dimana kita sulit untuk tetap menjaga komitmen semurni niat awal yang masih bersifat idealis. Dimana akan adanya kondisi lingkungan yang dasarnya mengalir di sisi kehidupan dengan adanya kebudayaan dan kebiasaan, mengadukkan semua hal yang berpotensi melemahkan komitmen yang ada. Salah siapa itu semua? Tidak, salah siapa jika komitmen itu sudah mulai luntur walau hanya secuil. Sepenuhkan kita? Atau sepenuhnya lingkungan? Atau keduanya?

Adakah hukum alam akan menyepak dan memberi karma terhadap kelalaian seperti itu. Sulit untuk menyalahkan lingkungan, karena itu general dan 'banyak'. Namun kita; individual dan berdiri sendiri. Jika memang komitmen itu menjada 'payah', one and the only one dunia akan memandang kita adalah penyebabnya (self). 

Jangan melemahkan otakmu untuk memikirkan makna tulisan kali ini.
Jangan buatmu berprasangka negatif.
Ini klise, biasa saja, ada tapi tak tampak. Kecuali kau bisa rasa....

Tuesday, February 17, 2015

"Katakan Sejujurnya"


Eh beneran aku baru tahu kalo lagu 'Katakan Sejujurnya' itu karya alm. Rinto Harahap. Gak tau ketiba aja denger lagu ini malam ini, trs pas didengerin asyik juga ya. Versi aslinya dinyanyiin sama Christhine Panjaitan yang dirilis tahun 1987. 

Sekarang lagu ini sudah direcycle sama musisi Indonesia, dari Nindy dan Armada Band. Ini liriknya (boleh dinyanyiin pas karaoke-an) :D


               Kalau Dulu Kita Tak Bertemu
         Takkan Pernah Ku Rasakan Artinya Rindu
               Kalau Kita Dulu Tak Kenal
         Takkan Pernah Ku Rasakan Jatuh Cinta

                   Kau Berikan Aku Cinta
                 Dan Semua Yang Terindah
                 Namun Hanya Sehari Saja

               Katakanlah Katakan Sejujurnya
                  Apa Mungkin Kita Bersatu
                Kalau Tak Mungkin Lagi Hujan
                    Menyejukkan Hati Kita

             Untuk Apa Kau Dan Aku Bersatu
                Kalau Tak Mungkin Lagi Kita
                   Bercerita Tentang C!nta
                  Biarkanlah Ku Pergi Jauh

           Katakan Sayang, Katakan Sejujurnya
             Kalau Memang Hatimu Tak Sayang
          Mengapa Dulu Kau Kirim Surat Padaku

                  Sampul Biru Tertulis Namaku
            Serasa Terbang Seluruh Jiwa Ragaku
                  Namun Apa Yang Terjadi
                Kau Hancurkan Semua Mimpi
                  Yang Menyakitkan Hati Ini

               Katakanlah Katakan Sejujornya
                  Apa Mungkin Kita Bersatu
               Kalau Tak Mungkin Lagi Hujan
                    Menyejukkan Hati Kita

             Untuk Apa Kau Dan Aku Bersatu
               Kalau Tak Mungkin Lagi Kita
                 Bercerita Tentang Cinta
                Biarkanlah Ku Pergi Jauh

              Kalau Tak Mungkin Lagi Kita
                Menyanyikan Lagu Cinta
            Untuk Apa Aku Di Sini Ku Disini

Nah, itu lirik versi Armada yang aku copypaste doang dr google, lihat vidklip nya ternyata ada artis unyu, Rizky Nazar (watch this: Armada - Katakan Sejujurnya (Official Video): http://youtu.be/HpcUpDbldCc). Trus, ada link versi Nindy juga : http://youtu.be/4FOwgbR0V10)

Semoga semua karyamu selalu dikenang dan damai untuk mu selalu, Mr. Rinto Harahap. Amiin 

"Jiwa" Yang Belum Tuhan Tiupkan


Sore aroma hujan,
Di kota ini langit baru selesai menjatuhkan kubikkan air, masih basah. Kali ini aku ingin berbagi perasaan hati saat ini. Sudah 5 bulan aku menikah, tepatnya akan masuk 6 bulan tanggal 6 Maret nanti Insha Allah. Aku dan suami belum dikaruniai buah hati, "jiwa hidup" belum ada di dalam rahim ku. Emang baru dini sekali usia pernikahan kami. Lalu apa yang membuatku sedih ? 

Pada dasarnya, ini tidak akan menjadi suatu momok menakutkan untukku jika ada yang bertanya "Udah isi belum? (Udah hamil belum? red)". Dimana jawabanku saat ini masih "Belum". Di minggu-minggu pertama kami menikah pun, sudah terlontar pertanyaan itu. Awal aku menanggapi pertanyaan itu biasa, tapi makin lama makin merasakan pressure dengan rentetan pertanyaan kayak gitu. Bahkan ada yang menambahkan pernyataan "Kok lama amat, mbak". Masha Allah ini baru 5 bulan. Tapi iya sih, bahkan ada orang yang sudah hamil setelah 1 bulan pernikahan. Beruntungnya mereka...

Terkadang aku mikir, bukankah kita semua tahu rezeki anak, jodoh dan kematian pada dasarnya sudah ada ikatan hakiki Takdir nya sendiri. Jujur, dari keluargaku sendiri tidak menuntut untuk aku harus cepat hamil. Dikarenakan mereka yakin, rezeki anak sudah diatur sama yang DI ATAS. Suamiku pun begitu, ia selalu memelukku kemudian menciumku ketika aku mengadu manja dan bercerita tentang perasaanku terhadap pertanyaan lingkungan sekitar yang "seakan menuntutku". 

Inilah jika tinggal bersama orang dengan adat timur, yang terkadang masih mengikuti dengan kebiasaan orang sekitar yang sudah menjadi dasar dalam kehidupan. Aku berusaha memaklumi semuanya, karena aku yakin dengan amat sangat bahwa Tuhan akan "meniupkan jiwa" dalam rahimku; dimana ia akan membahagiakan semua orang yang mengenalinya bahkan hanya melihatnya saja. Ia akan menjadi anak yang hebat dan cerdas, tumbuh kembang dengan keteguhan agama, keindahan rupa dan kearifan akhlaknya. 

Suamiku adalah orang hebat bagiku, aku mencintainya dengan kesederhanaan perangainya yang menenangkan. Ia mendekapku dengan perlindungan dan seolah menyampaikan makna bahwa kami akan menjadi orang tua yang hebat kelak. Amiin. Aku percaya bahwa mungkin ada alasan kenapa Tuhan belum memberi kami rezeki ini, aku sangat yakin. Keyakinan inilah yang mengobati dan sedikit demi sedikit menghapus kesedihan itu. Jika memang begitu, semoga aku tidak terlalu memikirkan pertanyaan itu, biarkan kami berusaha dan semoga Tuhan ridhoi. Terpenting adalah jalani aja hubungan ini dengan fun dan happy. Doakan aku dan suami ya, dearrrrrrr :*

Saturday, February 14, 2015

Taman Indraloka Family Park


Selamat siang, semua.
Weekend pada ngapain? Hari ini aku bersama suami dan kedua orang tuaku datang ke acara pernikahan sepupuku di Gedung Griya Taman Indraloka Family Park. Semalam kita landing di Bandara Halim dari Palembang ke Jakarta dan bermalam di salah satu hotel yang ada di daerah Cililitan, Jakarta Timur

Sengaja emang kita jauh dari Palembang (ya kalo ditempuh dengan darat) khusus buat menghadiri pernikahannya sepupu. Oke, kita fokuskan membahas nuansa di taman ini. Nuansanya adem, kalo menurut aku nuansa bening gitu. Sejuk dan rindang karena banyak pepohonan. Disini bukan hanya ada pohon-pohon aja, ada swimming pool juga yang pas bgt buat berwisata nuansa alam. Jadi kesan tema pernikahannya asri gitu. Coba dipoles sedikit lagi taman ini, Insha Allah akan menjadi daya tarik luar biasa. AKU YAKIN!

Taman Indraloka ini berada di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Alamatnya di .Jalan Mandor Hasan No.45, DKI Jakarta. Yah, kalo mau liburan menyenangkan dan asri gitu, monggo bisa diaplikasikan. Atau mau ngadain ala-ala pesta pondokkan atau nuansa kebun gitu, juga bisa. 

Taman Indraloka

Berdua suami 'take groufie'. Smileeeeeee :)

Suami berpose di depan pajangan jip tua. 
Disini juga bisa belajar bahasa latin dari banyak tumbuhan.





Wednesday, February 11, 2015

Nothing Beats Running Man, Daebak!


Kali ini aku mau cerita soal salah satu variety show asal Korea Selatan yang jadi favorit aku dan suami. Kalo suamiku baru-baru sih suka sama acara ini. Kalo aku sudah cukup lama sejak tahun 2013 lalu, walau bisa dibilang telat juga sih. Program ini namanya Running Man, buat yang baru tahu dengan program ini, on air pertama kali 11 Juli 2011 di SBS (salah satu stasiun TV di Seoul). Tayang seminggu sekali ;)

Kenapa aku masih bertahan? Konsep program ini menyajikan games menarik; kreatif dan lucu. Sekarang sih sudah masuk episode 233 (terhitung 9 Februari 2015). Program ini dibintangi 7 bintang korea dari berbagai profesi, ada model, MC, penyanyi, komedian dan aktor. Di beberapa episode juga mereka suka didatangi bintang tamu. Semua member Running Man itu khas, dan aku tahu emang sengaja banget dikarakterisasiin sama producer nya agar bisa mendapatkan perhatian sendiri di masing-masing fans mereka. Okeeee, who are they?!!


1. YOO JAE SUK
20101206_seoulbeats_yoojaesuk
MC's National

Aku paling suka sama doi. Bagi aku doi itu karakter orang yang bisa buat nyaman orang lain kalau lagi interaksi sama doi. Kok aku jadi sok tau ya padahal belum pernah ketemu langsung :p Tapi, kalo udah sering nonton kalian bakal ngerti dan mungkin setuju dengan pernyataan ku tadi. Doi adalah member Running Man terfavoritku.

http://seoulbeats.com/wp-content/uploads/2014/02/20140228_seoulbeats_leekwangsoo.jpg
Model, Actor


2. LEE KWANG SOO
"Si Jerapah" satu ini terkenal dengan karakter pengkhianat nya, tapi doi itu lucu banget. Doi adl member Running Man paling muda. Ada tuh backsound khas doi kalo dia lagi apes dan sering banget diputerin di episode Running Man.



3. SONG JI HYO
http://36.media.tumblr.com/a7aebbdea60bd1a4ed436bbf6582c775/tumblr_n62ggdAcZr1sb2ye9o1_500.png
Model, Actor





Cantik ya? Doi adalah satu-satunya member cewek di Running Man. Meski doi "cewek only", tapi doi gak kalah jago sama 6 member lainnya. Doi dikenal ACE (red. tangguh). Doi juga pintar dan biasanya kalau berhubungan dengan "gold mission", doi sering jadi juara di episodenya. 








4. GARY
http://3x69901yb91b3l02t0ekj9ah.wpengine.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2013/07/kang-gary.png
Singer

 Kelihatan gak kalo doi adalah member dengan wajah paling "lurus" atau dikenal dengan straight face? Doi juga member yang cukup tangguh dan bisa diandalkan di Running Man. Kalo someday aku dikasih pilihan mau join dengan siapa buat jadi tim, aku pilih Yoo Jae Suk dan Gary. Nah, doi juga punya loveline gitu ceritanya sama Song Ji Hyo. Dikenal "Monday Couple", yah buat seru-seruan aja di RM. 





5. HAHA
http://1.bp.blogspot.com/-X6VZzUDzj10/UOuG92vkzpI/AAAAAAAAHpU/U17Fs_vscQc/s1600/315891_283998671611015_100000026534485_1188002_487288779_n.jpg
Singer
Lucu ya namanya, kayak ekspresi kita kalo ketawa "HAHAHAHA...." 
Muka doi ini lucu banget, paling imut menurutku di semua member RM. Doi dikenal dengan Haroro, karena mirip kartun pinguin "Pororo". Coba deh lihat doi pakek topi Pororo, imut banget. Oups, dia sudah menikah dan punya baby.




6. KIM JONG KOOK
http://www.straitstimes.com/sites/straitstimes.com/files/LionOfRm05032013(1)e.jpg
Singer
Oh.. his muscle. Doi adalah member RM yang dikenal dengan Sparta karena kekuatan dan otot besar di badannya. Doi malah dikenal Tiger. Doi paling dekat dengan HAHA, sudah dianggap adiknya sendiri. Emang sih doi paling kekar dan lumayan ditakuti kalo main "rip name tag's game", tapi kelemahan doi itu adalah CEWEK :D



7.  JI SUK JIN
https://pbs.twimg.com/profile_images/3543294501/f7f038effb8d6172c3e5da8a088540c3.jpeg
Comedian, MC

Hello, big nose! Yups, doi dikenal dengan BIG NOSE "si hidung besar". Doi adl member tertua di RM. Meski doi adalah member yang terlemah diantar member lain, tapi doi itu lucu dengan pernyataan garingnya. Doi itu paling dekat dengan LEE KWANG SOO, hingga pasangan ini dikenal dengan Easy Brothers.







Intinya semua member RM punya gaya nya sendiri. Kalo kurang satu member pun di tiap episode, rasanya kurang lengkap. Mereka hebat karena mereka itu elemen yang saling melengkapi. RUNNING MAN, DAEBAK!
*ps: Kalo mau download atau nonton streaming bisa di situs ini www.kshowonline.com




Karena Kita Masih Muda


"Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan...."

(Lirik: Sindentosca - Kepompong) 

Hampir kebanyakkan orang pasti suka menghabiskan waktu bersama orang yang membuat mereka merasa nyaman dan "be right one". Semua orang pasti punya teman dekat/teman baik/teman akrab/teman sekedar teman tapi itu TEMAN. Selepas married, aku masih suka ngumpul, janjian dan ketemuan sama dua pria ini, Dadang dan Edo (tentunya atas izin suami). Sejak SMA, kita udah cukup akrab layaknya teman yang suka saling ejek, bully, care (*mungkin :p) dan iya saling memotivasi dan mendoakan. Dalam dua bulan terakhir, udah dua kali juga kita sering mengadakan ritual nonton dan makan bareng. Rutinitas masing-masing, ditambah salah satu dari kita masih ada yang kuliah dan udah kerja membuat kita udah punya prioritas individual.

Postingan ini dikategorikan latepost sih, soalnya udah beberapa minggu lalu meski ada yang up-to-date baru seminggu kemarin hehee

*Edo. Nisa. Dadang*



Foto ini diambil 9 minggu lalu di bawah Christmast Tree yang ada di mall Palembang Icon. Habis nonton Penguin of Madagascar dan ceritanya groufie :p

Foto groufie kedua kita. Sok yesssss... :p
Nah, tepat seminggu lalu kita janjian lagi karena semua punya waktu luang. Ini foto kita lagi makan seafood di d'Cost dengan menu Gurami Bakar Kecap, Cah Kangkung dan Udang Bakar Pedas. Kita makan siang baru kesampean jam 4 sore, karena baru kelar nonton Wolves di Cinemaxx.



Meski jalan dan tujuan kita berbeda demi keinginan untuk maju, tapi aku percaya bahwa ada masa dimana kita akan berkumpul, berbagi dan mengutarakan perasaan baik kita kepada orang-orang yang membuat kita menjadi apa adanya. "Being honest may not get you a lot of friends, but it'll always get you the right ones" - John Lennon.

Karena kita masih muda, dan akan semakin tua...
Aku harap semoga ini menjadi silahturahmi yang baik. Pada dasarnya, mereka akan berkeluarga juga sama sepertiku. Aku harap meski udah jadi orang tua, nenek/kakek atau bahkan jadi buyut sekalipun, semoga ada moment atau masa yang akan dikenang selamanya, kemudian diceritakan dan menjadi memori indah tentang KEBERSAMAAN. 


Me,
Nsdw

Kuala Lumpur Crunchiz


Kurang lengkap rasanya pengantin baru tanpa honeymoon, itu kalau menurut aku. Lagian sebenarnya gak honeymoon juga sih, lebih tepatnya jalan-jalan sambilan refreshing karena kerjaan kemarin yang gak sempat "take a valid time" buat diri sendiri. Malaysia adalah negara tujuan kita, kenapa? Karena waktu cuti suami dari kantor yang gak bisa lapang bebas kayak liburan sekolah pergantian semester :p *PS: Ini pertama kalinya kita berdua ke luar negeri. Sebelumnya, paling kalau mau liburan kita ke lokal alias dalam negeri. Kita flight by Air Asia Airlines, udah booking tiket pulang pergi, jadi anteng-anteng aja gak usah keburu cari tiket balik. Jadi intinya semua sudah diatur dengan baik. 

Ini sebagian foto kita saat main ke Genting Highlands, naik kereta gantung Genting Skyway yang katanya merupakan kereta gantung tercepat dan terpanjang di Asia Tenggara. Cuaca di sini sejuk, adem dan cukup dingin untuk kategori siang hari. Cukup murah kalau naik Skyway ini, hanya RM6 one way/orang, sekitar 19ribuan.

Kalau yang ini pas kita main ke Batu Caves yang letaknya di utara Kuala Lumpur, Malaysia. Batu Caves disini merupakan tempat sembahyang nya orang India lokal yang beragama Hindu. Aku dan suami harus mendaki 272 anak tangga untuk bisa sampai ke gua paling atas. Selama mendaki ke atas, banyak monyet berkeliaran lepas disana. Intinya kalo selagi mau naik tangga, jangan deh pegang makanan. Nanti digangguin para monyet, kayak aku kemarin karena gak tau, jadi ditolong sama salah satu turis disana. Ini foto kita berdua saat sudah sampai di gua paling atas.
Tak afdol rasanya ke KL kalau tak main ke Twin Tower. Waktu itu tidak terlalu ramai pengunjung ke sini, karena masih agak pagian juga saat kita ke sana. Panas pagi masih menyapa kami saat itu.
Selain itu, tak lupa kita main ke Masjid Jamek dan China Town tempat belanja murah hehe. Sebenarnya kita mampir ke Masjid Jamek disini juga karena pesan Papa buat lihat kegiatan muslim/ah disana. Para pengunjung disini harus benar mengikuti peraturan yang disediakan para pengurus masjid. Masuk ke lokasi masjid ini, para pengunjung harus "tutup aurat", bagi mereka yang merupakan turis asing baik para pria dan wanita disediakan jubah penutup berwarna ungu. Hal ini guna menghormati kegiatan rohani di lokasi masjid ini.
Ini foto suami di China Town dengan pemandangan jejeran toko yang menjual segala jenis barang dan makanan dengan harga miring. Disini banyak barang "KW" nya, jadi harus lebih cermat aja.

Wedding Love


Halows! Ini sudah lama bgt gak corat-coret di blog ini. Nampaknya sudah usang dimakan usia ya *halah berlebihan. Apa kabar? Kabar ku baik saat ini dengan beberapa perubahan hidup yang lebih baik syukurnya. Baiklah, aku akan cukup bercerita soal perubahan apa yang terjadi. Postingan terakhir ttg "Jakarta Aku Kembali", sekarang berganti "Palembang Aku Pulang". Kenapa? Saat ini di usia ku yang ke-24, aku sudah sah menjadi Nyonya Ramadhan. Yups, aku telah menikah bulan September 2014 lalu. Usia pernikahan ku baru 5 bulan hingga saat ini. Penantianku soal teman hidup berakhir pada si pacar pertama yang sekarang udah resmi jadi suamiku. Kita berdua menjalin hubungan sebelumnya sudah 5 tahun sejak tahun 2009 sebelum menikah. Ia adalah seniorku di BEM karena dulunya ia menjabat sebagai Menteri Media dan Informasi (Medinfo) sekaligus pimred majalah kampus (FanZ). Ceritanya cinlok gitu *asek. Kita LDR-an, antara Jakarta - Palembang selama 2 tahun. Dikarenakan suatu hal mendasar, aku memutuskan untuk pulang ke Palembang meninggalkan karir untuk ikut suami. Tapi, bukan berarti, aku vakum dan menyerah dengan cita dan mimpi.


Ini collage foto pernikahan kami. Dengan menggabungkan adat Makassar dan Palembang.

Pengikut

Celoteh Mereka

Precious Award

Precious Award
 

Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez